Sangkar Burung di Kampung Bambu Mengen

Desa Mengen merupakan salah satu desa yang sebagian besar memiliki hasil alam berupa bambu. Melimpahnya bambu di desa tersebut memutar otak untuk mengolah bambu menjadi sangkar burung. Mayoritas penduduk di desa tersebut sangat mahir dalam membuat kerangka sangkar burung. Namun, hanya beberapa penduduk saja yang dapat menyelesaikan sangkar burung sampai tahap akhir (finishing).

Bahan dasar sangkar burung adalah perpaduan bambu dengan rotan. Bambu akan dipotong berbentuk silinder panjang. Potongan-potongan bambu kemudian dirangkai menggunakan rotan yang sudah dilubangi bagian tengahnya sehingga berbentuk seperti sabuk.

Pembuatan sangkar burung merupakan pekerjaan sampingan penduduk desa Mengen di waktu senggang. Selain itu, pembuatan sangkar burung juga dapat menambah penghasilan para warga.

Satu sangkar burung yang sudah sampai tahap akhir dihargai 100.000 hingga 150.000 rupiah. Menurut bapak Nuril, salah satu sangkar burung karyanya telah didistribusikan di luar kota.

Dipublish oleh mahasiswa KKN UNEJ 211 periode 2 tahun 2018 (http://unej.ac.id)

Post Author: mengen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *