Antusias Siswa-Siswi SMPN Satu Atap 3 Mengen dalam Sosialisasi Kenakalan Remaja

Sabtu, 4 Agustus 2018 mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) berkunjung ke SMPN Satu Atap 3 Mengen. Kunjungan dilakukan dengan maksud sosialisasi kenakalan remaja, terutama pergaulan dengan lawan jenis. Sosialiasi kenakalan remaja diikuti oleh siswa-siswi kelas 1, 2, dan 3 SMPN Satu Atap 3 Mengen dengn masing-masing kelas berjumlah 30 sampai dengan 35 siswa. Siswa-siswi SMPN Satu Atap 3 Mengen menyambut hangat dan antusias dalam sosialisasi kenakalan remaja, karena bagi mereka bertemu dengan orang-orang baru seperti Mahasiswa KKN adalah hal yang sangat menyenangkan dan dapat ilmu bagi mereka. Sosialisasi kenakalan remaja adalah hal penting yang harus dilakukan, tujuannya untuk mencegah remaja terjerumus dalam pergaulan bebas yang tengah marak hari ini. Jadi sebelum terlanjur, maka perlu ada pencegahan sejak dini “ujar mahasiswa KKN”. Dalam sosialisasi ini mahasiswa KKN menyampaikan arti remaja, bahwa remaja bukan lagi seorang anak-anak yang setiap perbutannya dilakukan tanpa adanya berfikir, remaja juga bukan orang tua yang lemah dalam fisiknya sehingga bermalas-malasan dalam bekerja. Remaja adalah seseorang yang mencari jati diri yang seharusnya dalam pencariannya ditemukan sesuatu yang baik atau positif untuk merubah kehidupan. Karena remaja sebagai seorang pemuda adalah tonggak, seperti yang diucapkan Bung Karno “Beri aku 1000 orang tua maka akan aku cabut semeru dari akarnya, beri aku 10 orang tua maka akan aku guncang dunia”.
Sosialisasi kenakalan remaja dilakukan disetiap kelas, dengan memaparkan fakta-fakta kenakalan remaja yang terjadi baru-baru ini. Kenakalan yang dipaparkan antara lain: seks bebas, narkoba, minum minuman keras, balapan liar, dan tawuran. Selain memaparkan fakta-fakta yang ada dari berita yaitu (54% remaja Kota Bandung pernah berhubungan seks!. Bahkan, persentasenya paling tinggi dibandingkan kota-kota besar lain, seperti Jakarta (51%), Medan (52%) dan Surabaya (47%) (Kompas, 2006), mahasiswa KKN menunjuk salah satu siswa untuk memaparkan kenakalan yang pernah siswa lihat kemudian mahasiswa KKN memberikan apresiasi atas keberanian siswa tersebut. Dalam sosialisasi kenakalan remaja mahasiswa memilih tema yang lebih spesifik yaitu pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan. Pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan yang tidak ada batasannya yang menyebabkan laki-laki berani untuk melecehkan perempuan, pacaran, dan bisa mengakibatkan hamil diluar nikah. Namun, sayangnnya kesalahan-kesalahan yang dibuat remaja mengatasnkaman cinta. Padahal sebagai remaja seharusnya tidak mengukur makna cinta sesempit hanya pada aspek cinta laki-laki dan perempuan. Misalnya, cinta anak kepada orang tua yang tak terhitung berapa nilainya. “Dengan rasa cinta antara anak dan orang tua akan menjadikan adik-adik lebih giat dalam belajar, lebih takut mengecewakan orang tua” ujar Ilma sebagai mahasiswa KKN. Jadi, remaja tidak harus mencari jati diri dengan mencoba hal-hal negatif. Remaja harus lebih berfikiran lebih luas dan mampu membedakan hal baik dan buruk.

Post Author: mengen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *